Masih Ragu Kuliah ke Luar Negeri? Baca 6 Alasan berikut ini!

00.57

Kuliah ke luar negeri? Ngapain? Biaya kuliah ke luar negeri mahal banget loh! Di luar negeri nanti kita bakal jauh dari orang tua! Universitas di Indonesia kan banyak yang bagus, kenapa harus ke luar negeri? Begitulah sekiranya segudang kalimat horor yang secara tidak kalian sadari telah mempengaruhi kalian untuk tidak melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Hello guys? Apa sih yang membuat kalian ragu untuk kuliah ke luar negeri? Jika kalimat-kalimat di atas sering menjumpai pikiran kalian, maka kalian harus membaca 6 alasan berikut mengapa kalian harus kuliah keluar negeri tanpa pikir panjang! Yuk simak 6 alasan tersebut dibawah ini:

1.    Better Education and Life
Orang tua saya pernah berkata bahwa seorang sarjana belum tentu makmur hidupnya, apalagi jika hanya seorang tamatan sekolah atas. Memang sejarah membuktikan banyak mereka yang sukses lahir dari pegalaman, bukan dari gerbang universitas. Namun, tujuan pendidikan bukan untuk kemakmuran. Pendidikan akan membuka banyak peluang bukan saja untuk keberhasilan masa depan, tetapi juga untuk memutus rantai kebodohan. Kuliah ke luar negeri akan memberikan peluang itu semua, yaitu pendidikan dan kehidupan yang lebih baik dari pada kehidupanmu saat ini.
Bagaimana dengan di dalam negeri? Universitas di dalam negeri juga tidak kalah bagusnya, hanya saja kuliah di negara maju akan memberikan kita akses pendidikan yang lebih baik. Kita bisa menikmati fasilitas pendidikan kelas internasional, laboratorium super canggih, kurikulum kelas dunia, pengajar-pengajar yang sudah berkeliling dunia memberikan seminar, dan masih banyak lagi. Bukannya sangat membanggakan jika kita mendapatkan itu semua dari pada teman kita yang belajar di dalam negeri?

2.    Get New Experience dan Knowledge
Pengalaman dan wawasan yang kita dapatkan merupakan investasi jangka panjang yang tidak ternilai harganya. Pernahkah anda sadari, perbedaan antara satu orang dan lainnya dapat dilihat dari wawasan yang mereka miliki. Terlahir dari ibu yang sama, keluar dari gerbang kampus yang sama, dibimbing oleh guru yang sama tidak menjamin seseorang akan sama pola pikirnya.
Belajar di luar negeri otomatis membuat wawasan kamu akan meningkat baik dari segi penguasaan bahasa, pemahaman tentang negara kita sendiri, hingga wawasan tentang perkembangan dunia. Wawasan tersebut tidak akan kamu dapatkan manakala jalan yang kamu lalui hanya sebatas jalan arteri kabupaten di tempat kamu tinggal. Kamu tidak dapat menceritakan serunya bermain salju jika hanya melihatnya dari layar televisi.

3.    Build Networking
Memiliki banyak teman dari manca negara merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi kamu. Peluang ini tentu saja secara langsung akan kamu dapatkan setelah berhasil di terima di universitas luar negeri. Kita dapat bertukar informasi dan saling memberi masukan. Bahkan kita dapat mengontak mereka saat menghadiri konferensi di negara mereka. Memiliki jaringan dengan pelajar dari manca negara juga sangat penting terutama jika berniat untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri atau mengirim kolega untuk kuliah suatu saat nanti.

4.    Learning New Culture and Language
Mengenal masyarakat secara internasional yang multikultural pastinya akan menyenangkan. Bertukar budaya, pemahaman, dan pengalaman hidup akan membuat kita tumbuh maju. Dikaji dari segi bahasa, dengan belajar di luar negeri maka kamu akan memiliki peluang besar untuk mengasah bahasa asing. Sadar atau tidak, sehebat apapun bahasa asing yang dimiliki akan terasa hambar jika berada di negara tempat asal bahasa itu tumbuh. Begitupun dengan penguasaan bahasa asing, bukankah kunci dari penguasaan bahasa adalah dengan sering mendengar dan menggunakannya?

5.    Inspire Others
Jika anda memiliki kerabat atau teman yang sudah kembali ke tanah air setelah belajar dari luar negeri, kamu pasti ingin segera mendengar cerita dari pengalaman mereka bukan? Cerita-cerita dari mereka secara tidak langsung dapat merubah pola pikirmu. Kemudian kamu menjadikan figur tersebut sebagai contoh nyata, dimana pengalaman dan wawasannya akan kamu terapkan untuk mencapai target-target hidupmu selanjutnya. Sebagai contoh, kamu mempunyai teman yang baru saja kembali dari Belanda, karena bidang pendidikan kamu dikaji lebih dalam di negara yang sama, kamu memiliki tujuan untuk mengambil master di sana. Kamu ingin bertanya kiat-kiat mendapatkan beasiswa ke negara tersebut karena temanmu telah mendapatkannya. Saya sangat yakin, di dalam hatimu, kamu berkeingingan lolos beasiswa seperti rekanmu ini. Dapat dipahami di sini bahwa pengaruhnya sangat besar dalam hidup kamu bukan? Salah satunya saat ini, kamu membaca artikel ini karena cerita dan pengalaman dari mereka.
Suatu hari nanti setelah kembali dari luar negeri, kamu akan merasakan betapa bahagianya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahkan sebelum kamu berangkat ke luar negeri pun, kamu sudah menjadi inspirasi bagi mereka.

6.    Self Conception
Saya mengajak kalian untuk menjawab satu pertanyaan simpel ini, “Mana yang lebih memiliki nilai jual, mahasiswa tamatan universitas besar atau universitas biasa?” Mungkin kalian akan menjawab universitas besar. Tidak ada salahnya, tetapi yang perlu kalian ketahui, di luar negeri itu akan sama saja. Walau memang ada universitas favorit, kualitas pendidikan disamaratakan di seluruh negeri. Maka, hasil lulusannya sudah pasti semua berkualitas.
Di awal tadi saya sudah jelaskan, meskipun dilahirkan dari rahim ibu yang sama, seseorang akan memiliki pola pikir yang berbeda. Harga diri seseorang yang melanjutkan pendidikan di luar negeri, akan meningkat drastis. Serta menjadi nilai jual pada kemudian hari. Kamu yang dulu kesulitan, bahkan sudah malu untuk menenteng ijazah ke sana kemari atau selalu merasa tidak berguna setelah menjadi sarjana, rasa itu akan segera berlalu dengan hitungan bulan saja setelah menginjakkan kaki di negara yang kamu tuju. Kamu yang dulunya dipandang remeh, setelah kuliah di luar negeri akan jadi incaran banyak kalangan. Tidak percaya? Coba saja! Harga akan dinilai sesuai dengan pencapaian yang Kamu peroleh.

Bagaimana teman-teman? Setelah membaca 6 alasan tadi, masih ragu untuk kuliah ke luar negeri? Semoga artikel ini dapat membantu kalian yang krisis kepercayaan diri untuk bermimpi melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sebab kata Junaidi W. Tarmuloe “Mimpi tetaplah sebuah mimpi, tidak peduli kaya atau miskin. Berhenti berarti akan mewariskan kesusahan kepada generasi selanjutnya, maju masih ada kemungkinan untuk bangkit walau tidak ada jaminan sama sekali. Paling tidak 50% : 50% jika mau serius, untuk menggapainya hanya dibutuhkan satu kunci, menjaga semangat tetap maju.”

Sumber:
Kariza, A. (2014), Travel Young, Gagas Media, Jakarta Selatan.

Tarmuloe, J.W. (2015), Seribu Asa Dari Negeri Sakura, Quantum, Yogyakarta.

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Flickr Images