Day 2 - Asia Student Summit 2016
03.10
Second Day,
Never Be Boring!
Pagi-pagi sekali pukul 05.30 waktu
setempat, saya dan Almira sudah bangun dan bersiap untuk agenda hari ini yaitu Study Visit. Mungkin kita menganggap
pukul 05.30 di Indonesia sudah termasuk pagi yang crowded, namun berbeda dengan di Malaysia yang pengaturan waktunya
lebih cepat satu jam dibanding Indonesia. Disini, semua dimulai pukul 08.00
meskipun stasiun MRT sudah beroperasi pukul 06.00. Kami sengaja bangun lebih
awal dan bersiap untuk menghindari adanya keterlambatan, disamping itu Liaison Officer kami Ramlan sudah
mengingatkan untuk tidak terlambat karena perjalanan akan memakan waktu kurang
lebih 2 jam dengan jarak tempuh 80 km.
Segera setelah bersiap, saya dan
Almira turun ke lounge untuk breakfast. Terlihat rekan-rekan Asia Student Summit yang lain sedang
mengantri untuk mengambil makanan favorite
masing-masing. Makanan yang disajikan pagi ini sangat lengkap, mulai dari
sereal, roti, canai, hingga mie goreng. Jenis main course yang disajikan adalah masakan india, arab dan china karena
kebanyakan penduduk Malaysia memiliki ras india, china, arab, melayu dan
lain-lain.
Bus yang akan kami gunakan terlihat sudah
terparkir didepan hotel. Satu persatu kami masuk dan mencari tempat duduk. Selama
perjalanan, saya duduk bersama Almira meskipun kami berada dalam team yang berbeda.
Sepanjang perjalanan yang saya lalui,
saya melihat betapa bersihnya kota ini dengan gedung-gedung pencakar langitnya,
bahkan dengan cuaca dan environment
yang sangat mirip dengan Indonesia. Terlebih lagi infrastruktur, tol, jalan, fly over dan segala konstruksinya sangat
tertata rapi. Selama perjalanan, terlihat kendaraan yang melewati tol maupun
jalan lokal sangat jarang dan sepi. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat public transportation di kota ini sudah
tertata dengan baik. Saya bahkan bisa menghitung banyaknya sepeda motor yang
melaju di sepanjang jalan. Sebagai orang teknik sipil, sense of engineering saya sedikit terasah saat itu.
Dua jam berlalu dengan cepat, kami
akhirnya menginjakkan kaki di lokasi pertama yaitu Universiti Pendidikan Sultan
Idris di daerah Perak, Malaysia tepatnya di Tanjong Malim. Kami disambut hangat
oleh panitia saat itu. Sebelum memasuki ballroom,
kami diberi seminar kit dan id card. Pihak
universitas memberikan presentasi mengenai perkuliahan, beasiswa, serta
kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan disana. Didalam
forum terjadi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. Kebanyakan dari kami
tidak terlalu bersemangat mengikuti forum karena background kami adalah mahasiswa ilmu murni, sedangkan Universiti Pendidikan
Sultan Idris menaungi pendidikan yang nantinya mencetak mahasiswa untuk siap menjadi
guru atau dosen setelah wisuda. Sambil sesekali membuka handphone, saya menghubungi teman saya yang tinggal di Kuala Lumpur
untuk menanyakan kabarnya. Kami berencana untuk bertemu di akhir minggu setelah
saya menyelesaikan acara ini.
Forum tersebut
terbilang cukup lama dan membosankan sehingga membuat saya mengantuk, ditambah
karena saya bangun terlalu pagi. Saya mencoba tetap stand face up untuk menghormati panitia yang sudah susah payah
mengatur acara ini sedemikian rupa. Tidak lama kemudian, tiba saatnya kami
untuk study tour di sekeliling
kampus. Saya tidak terlalu berminat mengikuti agenda tersebut dan memilih untuk
istirahat dibawah pohon dengan sesekali berfoto dan membuat video untuk
dokumentasi. Beberapa menit kemudian panitia melakukan gathering dan kami dikumpulkan dalam sebuah aula untuk bersantap
siang bersama. Sembari diiringi musik Melayu dan lagu-lagu Indonesia, kami
menyantap makan siang dengan lahap. Saya merasa sedikit mengatasi kebosanan
saat itu dengan adanya lagu-lagu sehingga kami bisa bernyanyi bersama. Waktu berlalu,
kami berpamitan dan segera menuju lokasi selanjutnya yaitu Universiti Malaya.

0 komentar